Jl. Jend. Sudirman 644 Bandung (Humas Bidang Penais
Zawa)
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menyalurkan
sebanyak 62.334 paket kepada yatim,
dhuafa dan disabilitas di 27 Kab./Kota se-Jawa Barat. Penyerahan secara
simbolis santunan ini dilaksanakan di Aula lantai 2 Kanwil, bersamaan dengan Kick
Off Program Pemberdayaan Zakat dan wakaf, “Lebaran Yatim: Berbagi Cinta
Berlimpah Ruah”, yang dilaksanakan secara hybrid di Auditorium H.M. Rasjidi
Kementerian Agama Republik Indonesia Jakarta, Selasa (16/7/2024).
Pada Program Kick Off Program Pemberdayaan Zakat dan
Wakaf tersebut, secara serentak diserahkan pula santunan secara simbolis juga
kepada 2 juta yatim, dhuafa dan
disabilitas sebanyak 2 juta paket di 34
Provinsi dan 514 kab./Kota se-Indonesia.
“Santunan tersebut akan disampaikan secara bertahap
dan berkelanjutan. Mudah-mudahan Kementerian Agama yang diberikan amanah oleh
lembaga zakat, wakaf dan lainnya akan menyalurkan sesuai dengan peruntukannya
dan semoga kita semua diberikan kesehatan, keberkahan dan nanti dapat bertemu
di Yaumil Akhir,” demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Penerangan Agama
Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, H. Jajang Apipudin dalam laporannya.
Hadir pada kesempatan teresebut Kepala Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Ajam Mustajam, Ketua Tim Peningkatan
Kualitas Pembinaan dan Pemberdayaan Zakat Wakaf, H. Muhammmad Rifai, Pimpinan Badan
Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), Lembaga Amil Zakat
(LAZ) dan Perwakilan dari Bank Syari’ah.
Selain dilaksanakan pemberian santunan, kegiatan juga diisi
dengan acara penerimaan penghargaan Kota Wakaf
ke 4 lokasi dari 34 Provinsi, Launching Gerakan Wakaf Uang, dan
Penyerahan Museum Rekor Indonesia (MURI).
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam
Kementeria Agama RI yang juga Ketua BWI, Dr. KH. Kamarudin Amin dalam
laporannya di hadapan Wakil Menteri Agama RI, H. Syaeful Ahmad Dasuki
mengatakan bahwa, kegiatan ini dijadikan sebagai kekuatan dalam mengentaskan
kemiskinan dan merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan umat di Indonesia.
Selanjutnya acara inipun dilaksanakan dalam rangka
kampanye bersama penyaluran dana Zakat, Infaq, Sedekah, dan Dana Sosial
Keagamaan lainnya serta menumbuhkan dan membangun kolaborasi antar Kementerian
Agama dan pengelola zakat di Indonesia.
“Program lain dinamakan juga sebagai Kick Off Program
KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, Kampung Zakat, dan Inkubasi Wakaf Produktif
serta Launching Program Kota Wakaf dan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) Seri
Kementerian Agama,” imbuh Kamarudin Amin.
Kamarudin Amin menambahkan bahwa KUA tidak hanya
sebagai kantor yang mengurus pernikahan saja akan tetapi di dalamnya mengurus
juga tentang pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan umat.
Kegiatan Kick Off ini dilakukan secara koordinasi
dengan Kantor Kementerian Agama Kab./Kota, Baznas Provinsi, Baznas Kab./Kota,
UPZ di lingkungan Kementerian Agama, LAZ Nasional yang mewakili perwakilan di
Provinsi dan Kab./Kota, LAZ Provinsi, LAZ Kab./Kota.
Kontributor : Asep Naja Somantri
Editor : Tri Budiono