HAKIKAT PUASA
Oleh : H. Siswanto, S.Th.I.
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَذِى جَعَلَ شَهْرَ رَمَضَانَ شَهْرَ الْخَيْرَاتِ وَالْبَرَكَةِ، شَهْرَ الطَّاعَاتِ وَالْمَبَرَّاتِ، شَهْرَ الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ. وَأشْهَدُ أنْ لَا اِلهَ اِلا اللّٰهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، الْمُنْفَرِدُ بِالْوَحْدَانِيّةِ وَالْقُدْرَةِ الّذِى فَضَّلَ بَعْضَ الشُّهُوْرِ وَالاَيَّامِ عَلَى بَعْضٍ، وَجَعَلَ شَهْرَ رَمَضَانَ مِنَ الشُّهُوْرِالْعِظَامِ، وَأيَّامَهُ مِنَ الايَّامِ الْكِرَامِ، وَأشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِى أرْسَلَهُ اللّٰهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اللّهُمَّ صَلي وِسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ سَيِّدِنَا مُحَمّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ لِقَاءِ رَبِّهِمْ. فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ
اتَّقُوْ اللّٰهَ وَلا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا فَاِنَّ مَصِيْرَهَا اِلَى الزَّوَالِ.
أَمَّا بَعْد، فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ اَلصِّيَامُ جُنَّةٌ مِنَ النَّارِ كَجُنَّةِ أَحَدِكُمْ مِنَ الْقِتَالِ.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Segala puji kepada Allah Yang Maha Pengasih, Dialah yang telah mempertemukan kita di masjid yang mulia, indah, dan bersih. Disampaikan kita dengan Ramadan bulan terkasih, dalam kondisi sehat lahir batin sebagai hamba-hamba yang terpilih. Ribuan bahkan jutaan umat berharap dalam doa keras dan lirih, berjuang dengan gigih, namun semuanya kembali kepada Dzat yang tak penah pilih kasih.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Hari ini Jumat III, 15 Maret 2024 M, Jumat pertama di bulan suci Ramadan. Hampir tiada satupun media yang tidak menyiarkan keseruan Ramadan baik siang maupun malam. Semangat anak-anak menyambut datangnya bulan kemenangan, bergembira ria mengikuti rangkaian buka bersama hingga usai salat witir bersama kawan-kawan. Membahas mainan hingga persiapan baju lebaran. Sementara para pemuda-pemudi sudah mulai janjian. Entah apa yang mereka bicarakan.
Aneka ekspresi umat manusia menyambut Ramadan, ada yang menghujat ada yang mengelu-elukan. Ada yang acuh tak acuh tak ambil perhatian. Bagaimana seharusnya kita bersikap? Rasulullah saw. bersabda:
قَدْ آتَاكُمْ رَمَضَانُ سَيِّدُ الشُّهُوْرِ فَمَرْحَبًا بِهِ وَاَهْلاً جَاءَ شَهْرُ الصِّيَامِ بِبَرَكَاتٍ فَأكْرِمْ بِهِ مِنْ زَاْئِرٍ هُوَ آتٍ. (رواه النسائي)
Telah datang kepadamu bulan Ramadan, penghulu segala bulan. Maka sambutlah kedatangan bulan puasa dengan segenap berkah dan muliakanlah. (HR. Nasai)
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Puasa bukan hanya sekadar menahan diri dari lapar, haus dahaga. Sejatinya puasa adalah menahan emosi hati, gejolak jiwa. Tak semata bagai orang awam, seharusnya puasa mampu menahan diri atas segala dosa baik oleh lisan, mata, dan telinga. Puasa harus selektif dalam kata, meski sekadar tulisan status medsos dan WA. Puasa harus mampu kendalikan diri dari perbuatan dan amal yang sia-sia. Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda:
لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الْأَكْلِ وَالشَّرَبِ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ، فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهِلَ عَلَيْكَ فَقُلْ: إِنيِّ صَائِمٌ، إِنيِّ صَائِمٌ .
Puasa itu bukan sekadar menahan dari makan dan minum, namun hakikat puasa adalah menahan dari kesia-siaan dan perbuatan kotor.jika seseorang mencelamu, atau memancing-mancing kemarahanmu, maka katakan, “Sesungguhnya saya sedang puasa”. (2x).
Dalam hadis lain beliau bersabda:
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّوْرِ وَالْعَمَلَ بِهِ وَالْجَهْلَ فَلَيْسَ ِللَّهِ حَاجَةٌ فِيْ أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَاْبَهُ (رَوَاهُ الْبُخَارِيْ)
Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan buruk, beramal tak terpuji dan bersikap bodoh, maka Allah tidak butuh dengan puasanya, dimana ia meninggalkan makan dan minum.
Ketika berpuasa, maka kita harus lebih hati-hati mengontrol dna mengendalikan diri, agar puasa kita tidak sia-sia. Ingatlah bahwa setaip ucapan kita terpantau CCTV Allah, Raqib dan Atid, sebagaimana firmanNya:
﴿ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ ١٨ ﴾ ( ق/50: 18)
Tidak ada suatu kata pun yang terucap, melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat). (Qaf/50: 18)
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Salah seorang sahabat Nabi yang bernama Jabir bin Abdullah berkata, “Jikalau dirimu berpuasa, puasakan juga telinga, mata dan lidahmu dari dusta dan dosa. Jangan kau sakiti pembantu, sebaliknya jadilah berwibawa, terhormat dan tenang saat berpuasa. Bedakan hari ketika tidak puasa dengan hari ketika berpuasa."
Puasa adalah ibadah privasi, tak seperti rukun Islam lainnya yang butuh kebersamaan, syahadat butuh saksi, salat butuh berjamaah, bayar zakat butuh amil dan mustahik, sedangkan haji butuh administrasi negara. Puasa benar benar ibadah rahasia, yang andaikan melakukan pembatal tak kan diketahui siapa-siapa, namun hati dan jiwa kita pasti menolaknya, jika iman telah kuat didalam dada. Orang yang berpuasa sadar bahwa puasa adalah janji setia, loyalitas kepada Allah Sang Maha Kuasa. Tiada khianat dalam beribadah, tiada curang saat puasa.
Maka kita berharap penuh asa, kiranya Ramadan ini masih milik kita, berdoa agar kita selalu mampu meraih keutamaannya hingga berhasilmenjadi pribadi yang bertakwa sebagaimana pesan moral ayat puasa padafirmanNya:
﴿ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ١٨٣ ﴾ ( البقرة/2: 183)
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Al-Baqarah/2: 183)
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Marilah kita berdoa agar Allah Yang Maha Kuasa senantiasa menjaga diri kita, menyelamatkan dari kejamnya fitnah dunia, melindungi lisan dari ucapan yang tak berguna, mencegah tangan dari tulisan yang membawa petaka. Melindungi indra dari perkara maksiat dan dosa.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَتُبْ عَلَيْنَآ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ.
بَارَكَ اللَّهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْم، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْم، أَقُولُ مَا تَسْمَعُوْنَ، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيْمُ.
Khotbah Kedua
اَلْحَمْدُ للَّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ، وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيْدًا. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ وَلَا رَسُوْلَ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللّهِ، اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللّهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ.
قَالَ اللّه تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، وَهُوَ أَصْدَقُ الْقَائِلِيْنَ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ. إِنَّ ٱللَّهَ وَ مَلَٰٓئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّ، يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ. اللَّهُمَّ انْصُرْنَا فَإِنَّكَ خَيْرُ النَّاصِرِيْنَ، وَافْتَحْ لَنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الْفَاتِحِيْنَ، وَاغْفِرْ لَنَا فَإِنَّكَ خَيْرُ الْغَافِرِيْن، وَارْحَمْنَا فَإِنَّكَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ، وَارْزُقْنَا فَإِنَّكَ خَيْرُ الرَّازِقِيْنَ، وَاهْدِنَا وَنَجِّنَا مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ وَالْكَافِرِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَأَقِيْمُوا الصَّلاَةَ.