Pencarian

>

Kanwil Bentuk Tim Kerja Zona Integritas

Jl. Jenderal Sudirman (HUMAS Bagian Tata Usaha)

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa barat Drs. H. Muhammad Ali Abdul Latif, M. Ag., menegaskan, membangun zona integritas merupakan pertaruhan dan tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik untuk Kanwil Kemenag Jabar. Semua pihak harus bekerja keras agar mendapatkan hasil yang maksimal. 

“Meskipun nanti hasilnya seperti apa, yang penting kita sudah berusaha sekuat tenaga, karena itu enam aspek area ini harus benar-benar dilaksanakan dengan baik,” kata Muhammad Ali pada rapat persiapan Penilaian Pendahuluan Calon Pilot Project Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Tahun 2023, Kamis (19/1), di Aula Simpadu Kanwil Kemenag Jabar. 

"Tahun ini Kanwil Kemenag Jabar termasuk salah satu yang melaksanakan review awal dalam kaitan PMP ZI. Dari aspek pemenuhan, dalam penilaian dan evidence (bukti)-nya masih banyak yang belum di kerjakan dan belum diketahui. Mungkin saja terjadi perbedaan persepsi antara penilaian dengan kita  karenanya harus kita luruskan bersama, bahwa penilaian ini secara keseluruhan hanya mencakup kepada aspek pengungkit dan aspek hasil," jelasnya.

Untuk melaksanaan penataan di enam area dilakukan melalui Pokja Manajemen Perubahan, Pokja Penguatan Organisasi dan Penataan Tata laksanakan, Pokja Penataan Sistem Manajemen SDM dan Hukum, Pokja Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Pokja Penguatan Pengawasan, dan Pokja Penguatan Kualitas Pelayanan Publik.

Misalnya penataan sumber daya manusia (SDM), dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi dalam rangka perbaikan kinerja. “Umpanya, pada 2022 lalu ada berapa kali mutasi. Harus ada contoh laporan rekap monitoring terkait mutasi tersebut. Bagaimana mutasi tersebut menjadi sebuah peningkatan kinerja. Nah ini harus dibuat evidence (bukti) tentang itu,” katanya.  

Sekarang ini, lanjutnya, ada tambahan terkait aspek reform, yang bertumpu pada manajemen dan penguatan akuntabilitas. Hal-hal yang belum diketahui, dengan adanya format baru itu terkait penataan manajemen perubahan dan penataan tata laksananya, perlu adanya sebuah studi banding. 

Susunan tim kerja

Sementara itu, Sub Koordinator Ortala dan KUB, Haidar Yamin Mustafa, menjelaskan, pada bulan Desember 2022 Kanwil Kemenag Jabar telah mensubmit PMP ZI dengan capaian angka 78,66. Pada 12 Januari 2023 mendapatkan surat dari Setjen Kemenag, bahwa Kanwil Kemenag Jabar termasuk satker yang akan di-review calon pada projek tahun 2023.  

“Rekan-rekan sekalian yang termasuk dalam enam area pengungkit dimohon untuk mempersiapkan dan mempresentasikan apa yang sudah kita upload dalam aplikasi PMP ZI. Sebagai catatan, dari enam area itu, masih ada beberapa yang belum bisa ter-upload, sekaligus ada penilaian baru yaitu aspek reform, yang belum pernah kita isi dan memang baru ada tahun ini,” tuturnya. 

Selama ini, lanjutnya, selalu mengandalkan evidence . Namun entah kenapa pada tahun 2022 saat di-review, tidak lolos ke level berikutnya. Oleh karena itu di samping akan melengkapi evidence, sekaligus juga dengan pembahasan tentang reform. 

“Terimakasih Pak Kabag TU yang telah memberikan arahan kepada kami terkait review yang akan diagendakan pada Selasa 24 Januari 2023 pukul 10.00 Wib melalui aplikasi zoom,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut telah disusun pula Tim Zona Integritas Kanwil Kemenag Jabar, menjadi Pengarah adalah Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat dan Ketua adalah Kepala Bagian Tata Usaha.

Kontributor : Eva Nurwidiawati 

Editor: Novam S