Pencarian

>

Peringati Hani 2024, Kankemenag Kab. Bogor Kolaborasi dengan BNN Kab. Bogor Selenggarakan Pentas Seni Anti Narkotika

Cibinong (HUMAS Kab. Bogor)

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bogor, H. Syukri Ahmad Fanani menyampaikan sambutan dalam Pentas Seni Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di MAN 1 Bogor pada Senin (22/7).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Bogor ini turut dihadiri oleh Kepala BNN Kab. Bogor Renny Puspita, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kab. Bogor, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompicam) Cibinong, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah sekaligus Plt. Kepala MAN 1 Bogor, Kepala TU MAN 1 Bogor, narasumber dari psikolog RS PMI Bogor, para pendidik dan tenaga kependidikan MAN 1 Bogor, serta para peserta didik MAN 1 Bogor.

"Indonesia merupakan negara dengan potensi luar biasa dalam hal sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Menurut data BPS, penduduk usia muda Indonesia (usia 16-30 tahun) sebanyak 68 juta jiwa pada 2022 atau 24% dari total penduduk," ungkap H. Syukri Ahmad Fanani mengawali sambutan.

Bonus demografi ini, lanjutnya, tidak jarang menjadi target infiltrasi budaya yang tidak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia, seperti hedonisme, materialisme, termasuk penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Menurut data BNN, terangnya, ada sekitar 4,8 juta penduduk usia 15-64 tahun menyalahgunakan narkoba sepanjang 2022-2023.

"Pintu masuk peredaran narkoba juga semakin marak dan canggih di era digital. Riset dari Data Reportal menyebutkan bahwa rata-rata masyarakat Indonesia mengakses media sosial selama 3 jam 18 menit sehari atau 22 jam per minggu. Hal ini menyebabkan berbagai konten negatif lebih mudah terserap oleh remaja bahkan anak-anak," tuturnya.

Berpijak dari hal tersebut, Ia menegaskan, bahwa generasi muda perlu diselamatkan dengan diberi pengetahuan soal jenis-jenis narkoba, dampak negatif, dan cara mewaspadai peredaran narkoba agar mereka dapat fokus belajar menuju Indonesia Emas 2045. Jika generasi muda Indonesia sehat dan cerdas, maka kita dapat memanfaatkan momentum bonus demografi ini.

"Oleh sebab itu, saya mendukung inisiasi kegiatan oleh Badan Narkotika Nasional sebagai ikhtiar mencegah penyalahgunaan narkoba oleh generasi muda melalui acara yang dikemas kekinian dan mengasyikkan bagi generasi Z. Pentas seni juga menjadi ajang melestarikan kebudayaan daerah," pungkasnya.

Ia pun berharap kedepan akan ada kolaborasi yang lebih intens dengan berbagai madrasah di Kab. Bogor agar semakin banyak generasi muda yang terjangkau oleh kegiatan ini.

Kontributor: Dhamar