Pencarian

>

STG Nasional XI Berakhir, DKI Jakarta Juara Umum

Magelang - Jawa Tengan (HUMAS Pembimas Buddha)

Pergelaran  Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) Nasional XI 2023, yang berlangsung sejak tanggal 1-5 November 2023 di Ballroom Hotel Grand Artos, Kota Magelang, Jawa Tengah, secara resmi ditutup Dirjen Bimas Buddha Kementeria Agama Drs. Supriyadi, M. Pd.,  Sabtu malam (4/11/2023). Kontingan DKI Jakarta dinyatakan sebagai juara umum dalam perlombaan tersebut.

Mengawali sambutannya, Supriyadi menyampaikan sebuah pantun, “Ada tanah berongga rongga, rongga terjadi karena gempa. Bagi pemenang janganlah terlalu bangga, bagi yang kalah janganlah menderita.” Dia percaya penentuan para pemenang benar-benar atas dasar penilaian yang objektif dari pada juri. 

“Karena itu saya  mengucapkan selamat kepada pemenang yang telah berhasil meraih juara. Sementara bagi yang belum berhasil saya berharap dapat ditingkatkan kemampuannya agar pada kegiatan selanjutnya dapat meraih predikat juara,” tuturnya.

Diakuinya, seluruh peserta datang ke tempat lomba memang untuk sebuah sayembara. Tapi jangan lupakan tentang persahabatan. Siapa saja yang kemarin dihadapi dalam perlombaan bukanlah musuh yang harus dihabisi, tetapi mungkin nanti akan menjadi sahabat di tahun depan untuk berkolaborasi.

Swayam akan dilaksanakan secara berkesinambungan, karena merupakan salah satu upaya dari umat Buddha untuk meningkatkan kualitas pemahaman ajaran agama yang diyakininya. Terkait hal tersebut ada satu hal yang membahagiakan STG kali ini. Umat Buddha di Tanah Air walaupun jumlahnya kecil tetapi mampu melaksanakan kegiatan yang berskala Nasional.

Dikatakannya, agama telah mampu menjadi katup pengamanan dalam proses pembangunan bangsa. Lewat pendekatan agama segala persoalan bangsa yang sangat sulit akan dapat terselesaikan dengan baik dan damai.

Dalam kaitan itu ada tiga hal penting yang harus dicatat umat Buddha. Pertama, pembinaan mental  spiritual harus benar-benar mendalam, tidak hanya  apalagi dijadikan dalih pembenaran untuk mencapai sebuah tujuan tertentu.

Kedua, para pemuka agama agar terus konsisten dan konsekuen dengan jabatan yang disandangnya agar tidak mengurangi sikap keteladanan yang melekat pada jabatan tersebut. Ketiga, kami berharap agar semuanya dapat mengaktualisasikan pembinaan agama seirama dengan perkembangan zaman, terutamanya para generasi muda yang penuh dinamika dan senang pada hal hal yang baru.  

 

Para pemenang

Sementara itu berdasarkan keputusan Dewan Hakim yang ditandatangani Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tripitaka Gata Nasional (LPTGN) David Herman Jaya, nomor 081/LPTGN /SK11/2023 dan  nomor 082/LPTGN /SK11/2023 panitia mengumumkan para pemenang lomba dan juara umum pada SGT Nasional XI 2023. Kontingen dari DKI Jakarta dinyatakan sebagai juara umum dan berhak mendapatkan hadiah dan Piala Presiden.

Peringkat selanjutnya setiap provinsi sebagai berikut, 2. Provinsi Jambi, 3. Banten, 4. Kepulauan Riau, 5. Sumatra Utara, 6. Kalimantan Utara, 7. Sumatera Selatan, 8. Jawa Tengah, 9. Jawa Timur, 10. Bali, 11. Kalimantan Selatan, 12. Lampung, 13. Bengkulu, 14. DI Jogjakarta, 15.  Bangka Belitung, 16. Sulawesi Selatan, 17. Jawa Barat, 18. Kalimantan Timur, 19. Kalimantan Barat, 20. Sulawesi Tengah, 21. Papua, 22. Riau, 23. Nusa Tenggara Timur, 24. Aceh, 25. Sumatera Barat, 26. Nusa Tenggara Barat, 27. Kalimantan Tengah, 28. Sulawesi Utara, 29. Sulawesi Barat, 30. Sulawesi Tenggara, 31. Maluku, 32. Maluku Utara, dan 33. Papua Barat

Dalam lomba tersebut, kontingen dari Jawa Barat berhasil mendapatkan tiga penghargaan untuk tiga jenis lomba yang masuk ke babak final. Ketiganya meliputi juara tiga untuk lomba Dhammadesana  bahasa Mandarin atas nama Irene, juara harapan tiga untuk menyanyi solo atas nama Rosemary Yoehanto, dan juara tiga barongsai yang dipersembahkan tim dari Kota Bekasi.

Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kemenag Jawa Barat, Bodhi Giri Ratana, S. Pd., MM, mengajak anggota kontingen Jabar untuk mensyukuri pencapaian tersebut apapun hasilnya. “Kegiatan ini tentunya memberi banyak pelajaran bagi kita semua. Mari kita syukuri sambil terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan, agar mendapatkan hasil lebih baik di masa mendatang,” katanya.*

Kontributor: Eva  Nurwidiawati

Editor: Tri Budiono