Jl. Ir. H. Juanda (Humas Kota Bandung/MTs Al Ikhlash Sukajadi)
Majelis Taklim Konversi Diniyah atau MTKD adalah lembaga pendidikan non formal majelis taklim yang sistem pembelajarannya berdasarkan kurikulum dengan model pendidikan Diniyah atau Madrasah. MTKD diinisiasi dan merupakan program unggulan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Bandung. Saat ini MTKD Al-Ikhlas telah berjalan di setiap kecamatan se-Kota Bandung. Melalui MTKD diharapkan dapat menambah khazanah pendidikan agama non formal di masyarakat.
Di akhir semester setelah pelaksanaan ujian, saatnya para santri MTKD Al-Ikhlas Kecamatan Sukajadi menerima raport. Pembagian raport dilaksanakan bersamaan dengan rihlah yang diikuti para santri, Kamis (25/07/2024).
Acara pembagian raport dimulai sejak pagi pukul 08.00 WIB dilaksanakan di Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda, Ciburial Kab. Bandung. Hadir Direktur MTkD Kec. Sukajadi Hj. Neirna Yayah Daryati, Kepala KUA Sukajadi H. Ahmad Nuryani, para mudaris mudarisah, alumni santri dan seluruh santri MTKD yang hampir seluruhnya para ibu rumah tangga di daerah Kecamatan Sukajadi kota Bandung.
Neirna Yayah Daryati mengatakan MTKD Al Ikhlash Kecamatan Sukajadi yang telah berdiri sejak 15 Januari 2015, kini telah meluluskan 9 angkatan. Sebagai bagian dari kegiatan tahunan, pembagian raport kenaikan tingkat menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa dan orang tua. Acara ini tidak hanya sekedar pembagian raport, tetapi juga diisi dengan kegiatan rihlah untuk mempererat tali silaturahmi dan memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa.
Neirna sangat bersyukur, bangga dan apresiasi kepada para santri yang telah menunjukkan prestasi gemilang selama satu tahun akademik.
"Pembagian raport ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi kalian dalam menimba ilmu. Semoga apa yang telah kalian capai bisa menjadi motivasi untuk terus berprestasi di masa yang akan datang," ujar Neirna.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukajadi, Ahmad Nuryani memberikan sambutan dan motivasi kepada para mahasiswa. Dirinya menekankan pentingnya pendidikan agama dalam membentuk karakter dan kepribadian yang mulia.
"Acara MTKD ini harus menjadi jalinan antar santri dan mudarris, sebagai momentum mengkaji ilmu, dalam fikir dan dzikir. Aktif berdzikir dan kreatif berpikir. Insya Allah ilmu yang diberikan para mudarris menjadi ladang amal akhirat," kata Nuryani.
Saat ini santri MTKD Al Ikhlash Kecamatan Sukajadi berjumlah 52 orang. Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran, tausyiah dan dilanjutkan dengan penyerahan raport.
Setelah sesi pembagian raport, acara dilanjutkan dengan kegiatan rihlah di Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda. Para santri diajak untuk menikmati keindahan alam, berpartisipasi dalam berbagai permainan dan kegiatan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Neirna berharap, kegiatan ini dapat memberikan kesan mendalam dan menjadi momen yang tidak terlupakan bagi para mahasiswa.
"Kami berharap melalui acara ini, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan penghargaan atas prestasi akademik mereka, tetapi juga dapat menikmati momen kebersamaan yang dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara mereka," tutup Nierna.
Kontributor: Agus Saparudin