Pencarian

>

Dukung Zona Integritas, Seksi PAIS Kota Cirebon Gelar Pelatihan Video Pembelajaran untuk GPAI SD

Kesambi (HUMAS Kota Cirebon) 

Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon sednag berikhtiar untuk meraih predikat zona integriras (ZI). Guna mendukung ikhtiar ini, Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) pada Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon menggelar pelatihan video pembelajaran untuk guru pendidikan agama Islam sekolah dasar (GPAI SD) Kota Cirebon. Kegiatan bertajuk "Penguatan Kompetensi Guru PAI dalam Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Digital Tingkat Sekolah Dasar" ini digelar di aula Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon ada Jumat pagi (31/5/2024). 

Kepala Seksi PAIS H. Asep Fauzi Firmansyah menyebutkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memantik daya inovasi para guru dalam memanfaatkan media audio visual sebagai media pembelajaran. Apalagi, zona integritas mengusung semangat adanya inovasi dalam memberikan pelayanan umat. 

"Saat ini Kemenag Kota Cirebon sedang berikhtiar untuk ZI. Salah satu indikatornya adalah melaksanakan perubahan ke arah yang lebih baik melalui inovasi-inovasi. Dalam hal ini, kita berjuang bersama untuk melakukan inovasi di bidang transformasi digital, khususnya melalui media pembelajaran," ucapnya. 

Ada 83 GPAI SD yang mengikuti kegiatan. Asep mengungkapkan bahwa para GPAI SD disasar sebagai peserta lantaran anak didik mereka cenderung mudah bosan. Mereka menyukai pelajaran yang dikemas sedemikian rupa melalui media audio visual. Untuk itu, dirinya menghadirkan narasumber yang secara aktif berkecimpung di bidang pembuatan media audio visual, yakni Fuad Hasan dan H. Arif Arofah. 

"Hakikatnya, semua pihak membutuhkan butuh media pelajaran. Pada saat ini, kami menghadirkan guru SD sebagai peserta untuk menghadirkan media pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai kaidah-kaidah pembuatan konten yang baik dan menarik," tambahnya. 

Langkah ini diapresiasi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon H. Moh. Khuailid. Dikatakannya bahwa perubahan merupakan hal yang tak terhindarkan. Semua orang dituntut untuk beradaptasi dalam perubahan ini, tak terkecuali GPAI SD. 

"Perubahan itu keniscayaan. Termasuk perubahan dalam pelayanan di bidnag pendidikan. Saat ini, inovasi transformasi digital tak terelakkan. Semua orang mesti memanfaatkan momentum untuk menjalankan inovasi. Dalam hal ini, GPAI dapat berinovasi dalam membuat video media pembelajaran dengan cara yang menyenangkan. 

Kontributor : Haji Arif Arofah

Editor : Tri Budiono