Warudoyong (HUMAS Kota Sukabumi)
Kantor Kementerian Agama
(Kemenag) Kota Sukabumi mengikuti acara tasyakuran dan istighosah bersama
dengan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat secara daring atas suksesnya
penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2024.
Kegiatan dilaksanakan di Aula
PLHUT, pada Selasa (23/7/2024), diikuti oleh 100 peserta lebih yang hadir,
diantaranya pejabat kemenag, KUA, Madrasah, KBIHU dan seluruh pegawai pada
Pantor Kementerian Agama Kota Sukabumi.
Pada kesempatan itu, Kepala Kemenag
Kota Sukabumi, H. Samsul Puad mengungkapkan bahwa proses penyelenggaraan ibadah
haji tahun 1445 H/ 2024 H adalah penyelenggaraan haji tersukses di sepanjang
perjalanan penyelenggaraan ibadah haji.
"Kesuksesan itu perlu dan
patut disyukuri oleh kita semua," Ungkapnya.
Menurutnya, ada lima kunci
kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024, hal itu sebagaimana
disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat menutup operasional
penyelenggaraan ibadah haji di Asrama Haji Pondok Gede.
"Salah satu inovasi yang
menag lakukan adalah transformasi digital dalam rekrutmen petugas," Terangnya.
Pendaftaran petugas dilakukan
secara terbuka dan online. Computer Assisted Test (CAT) dilakukan untuk semua
petugas termasuk tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di
Arab Saudi dan mahasiswa Timur Tengah.
Kedua, Kemenag meluncurkan
aplikasi Kawal Haji memberi ruang bagi jemaah dan keluarga jemaah, bahkan
masyarakat umum, untuk menyampaikan keluhan dan aduan jika mengalami masalah.
"Hasilnya, beragam masalah
lebih cepat teridentifikasi dan tertangani," Tuturnya.
Ketiga, tahun ini safari wukuf
lansia non mandiri dan disabilitas dilaksanakn dengan persiapan yang lebih
matang, baik dari aspek akomodasi, petugas, maupun layanan konsumsi.
Keempat, tahun ini kita
menggunakan IPS (International Patient Summary) atau riwayat kesehatan jemaah
haji pada kartu jemaah haji.
"IPS berisikan resume
kesehatan jemaah dari sisi demografi, alergi/intoleransi, pengobatan, penyakit,
dan imunisasi/vaksinasi. Dengan informasi ini, layanan kesehatan di Arab Saudi
dapat memberikan tindakan medis yang lebih tepat dan terukur," Sambungnya.
Kelima, Kemenag juga melakukan
penyederhanaan proses tunda/batal visa untuk optimalisasi penggunaan kuota
haji.
"Jemaah yang sudah terbit
visanya namun karena sesuatu hal batal/tunda, diinput oleh tim Kankemenag
Kab/Kota ke Siskohat. Sehingga, Kanwil Kemenag Provinsi dan Kemenag pusat dapat
segera membatalkan dan mengajukan visa penggantinya," Paparnya.
Terakhir Ia berharap, kesuksesan
haji yang diraih pada tahun 2024 ini akan berlanjut pada tahun yang akan
datang.
"Alhamdulillah hari ini kita syukuri sukses penyelenggaraan ibadah haji, mudah-mudahan dengan bersyukur ini, seluruh jemaah berdoa, supaya Kementerian Agama terus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji di masa yang akan datang," Pungkasnya.
Kontributor: Fitra Nurjaman