Jl. Siliwangi (Humas Kab.Ciamis)
Pemetaan dan penataan guru madrasah merupakan upaya untuk mengidentifikasi kebutuhan sumber daya manusia dilingkungan Kementerian Agama. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Junaedi, saat melaksanakan Evaluasi Pemetaan dan Redistribusi Guru Madrasah Negeri, Selasa (16/7/24), di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis.
Inspektorat Jenderal Kementerian Agama menurunkan Tim Evaluasi Pemetaan Dan Redistribusi Guru Madrasah Negeri Berbasis Kebutuhan dipimpin oleh Ketua Tim Junaedi dan Anggota Tim Mudrik Zamzami dan Kholiddin. Ketua Tim mengatakan, penempatan sumber daya manusia guru sesuai dengan bidang keahlian dan kebutuhan madrasah dengan pemetaan dan penataan yang baik, diharapkan kualitas pendidikan di Madrasah dapat terus ditingkatkan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan distribusi yang merata, sesuai dengan kebutuhan dan peningkatan kualitas pembelajaran dan pendidikan di Madrasah,” ungkapnya.
Selain itu lanjut Junaedi, evaluasi dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran di madrasah, sehingga memenuhi standard Pendidikan, dan berdampak positif bagi perkembangan peserta didik. Junaedi berharap agar teman-teman Kankemenag Kabupaten Ciamis dapat memberikan informasi dan data yang valid, komprehensif serrta menggambarkan fakta-fakta di lapangan sesuai dengan kondisi riil.
Kedatangan Tim disambut baik oleh Kepala Kemenag Ciamis, Asep Lukman Hakim didampingi Kasubbag TU, Tatang Iskandar, dan Kasi Pendidikan Madarasah, Jajang Jamaludin. Kepala Kemenag mengapresiasi kehadiran Tim Evaluasi Itjen dengan harapan akan membantu Kemenag Ciamis dalam memetakan dan meningkatkan kualitas guru sesuai dengan kebutuhan.
“Terima kasih atas kedatangannya, prinsipnya evaluasi ini untuk perbaikan madrasah karena dunia pendidikan sangat penting,” Ujar Asep.
Dikatakan Asep, proses pengajuan redistribusi Kemenag Ciamis dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang ada.
“Anjab (Analisis Jabatan) dan ABK (Analisis Beban Kerja) dipastikan sesuai dengan kebutuhan, hasil koordinasi dengan madrasah dan kepegawaian,” pungkasnya
Kontributor : Arif FJ